Memahami Konsep Dasar Logika Matematika

Selamat datang sahabat idmathcirebon,

Logika (pikiran) awal mulanya dari kata “Logos” (bahasa Yunani) memiliki arti “kata”, “ucapan”, atau “pikiran”. Secara definisi logika dapat diartika sebagai ilmu yang mempelajari cara untuk membuat sebuah kesimpulan berdasarkan alasan-alasan dengan menggunakan penalaran yang logis.

Logika Penalaran

Logika Penalaran

Emang betul logika lebih cenderung memfokuskan pada otak, inilah yang membedakan antara manusia dengan makhluk lainnya. Dengan kemampuan logika atau penalaran peradaban semakin berkembang pesat hingga sekarang.

Apa itu penalaran?

Penalaran merupakan proses mendapatkan kebenaran yang dilandaskan pada kebenaran-kebenaran yang telah ada. Kebenaran baru dapat pula digunakan untuk menemukan kebenaran baru yang lainnya.

Contoh:

Ada seorang ayah menasehati anaknya: “nak jika kamu rajin pasti kamu berhasil. Kamu ko sampai saat ini tidak begitu rajin, jangan kaget kalau sampai sekarang kamu belum berhasil”.

Anak ayah menjawa: “Bapak, tau tidak si Budi anaknya pa Anton. Budi itu anaknya malas, tidak begitu raji, tapi sekarang ia berhasil”.

Menurut anda, apakah jawaban si anak benar?

Disinilah si anak menggunakan penalaran atau logika, masih banyak contoh-contoh menggunakan logika. Silahkan anda belajar logika dalam berbahasa, namun jangan disalah gunakan. He he he ...

Kalimat Logika

Dalam logika terdapat dua kalimat yang umum akan digunakan pada materi logika matematika, yaitu 1) kalimat deklaratif; dan 2) kalimat nondeklaratif.

Kalimat deklaratif atau juga pernyataan (proposisi) merupakan kalimat yang dapat ditentukan kebenarannya. Maksudnya, sudah pasti benar atau salah.

Contoh kalimat deklaratif

  1. Jakarta adalah ibukota negara Indonesia (benar);
  2. Pantai Sanur terletak di Bandung (salah);
  3. Presiden pertama negara Indonesia adalah Ir. Soekarno (benar).

Kalimat nondeklaratif atau bukan pernyataan merupakan kalimat yang tidak dapat dipastikan kebenarannya. Yang termasuk kalimat jenis ini diantaranya: kalimat interogatif, kalimat imperatif, dan kalimat ekslamatori.

Contoh kalimat nondeklaratif

  1. Apa benar anda orang cerdas? (kalimat interogatif);
  2. jangan buang sampah sembarangan! (kalimat emperatif); dan
  3. kasihan, gemuk sekali orang itu (kalimat ekslamatori).

Kalau sahabat ingin tahu, Aristoteles merupakan perintis dalam ilmu logika.

Jika anda terbantu dengan artikel idmathcirebon, jangan lupa donasi anda dan like fanspage idmathcirebon. Terimakasih ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *