Penelitian Strategis Nasional

Penelitian Strategis NasionalKegiatan Penelitian Strategis Nasional merupakan merupakan tanggapan atas pencanangan Prioritas Riset Nasional 2015-2019 yang telah diselaraskan dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2015-2045. Prioritas Riset Nasional ini disusun dengan mempertimbangkan berbagai dokumen sistem perencanaan nasional, khususnya RPJPN 2005-2025, PUNAS Riset di dalamnya, serta RPJMN 2015-2019. Sesuai dengan RPJMN dan dan isu aktual, Kemenristekdikti menetapkan sepuluh bidang fokus dari Prioritas Riset Nasional 2015-2019, masing-masing dengan 3-5 topik unggulan. Sepuluh bidang fokus tersebut dikembangkan oleh DRPM Ditjen Penguatan Risbang menjadi 10 bidang fokus strategis untuk diteliti dengan mengakomodasi semua cabang keilmuan di perguruan tinggi sebagaimana tertuang dalam Lampiran B. Adapun penjelasan terperinci bidang fokus strategis dapat dilihat pada Lampiran C.

Berdasarkan keterlibatan sumber daya peneliti, Program Penelitian Strategis Nasional (PSN) dapat diusulkan dalam dua skema yaitu:

a. Program Penelitian Strategis Nasional Institusi (PSN Institusi); dan
b. Program Penelitian Strategis Nasional Konsorsium (PSN Konsorsium).

Program Penelitian Strategis Nasional Institusi (PSN Institusi) hanya melibatkan sumber daya peneliti dari satu institusi/Perguruan Tinggi dan mitra, sedangkan Program Penelitian Strategis Nasional Konsorsium (PSN Konsorsium) melibatkan sumber daya peneliti dari tiga atau lebih institusi dan melibatkan mitra.

Konsorsium riset merupakan kerjasama tiga atau lebih perguruan tinggi. Keanggotaan penelitian konsorsium riset adalah peneliti-peneliti yang memiliki roadmap penelitian di bidang sejenis sehingga kolaborasi di antara mereka akan menjadi rintisan pengembangan rumpun kelompok penelitian (Research Peer Group) nasional pada fokus bidang kajian tertentu.

Penelitian PSN konsorsium dapat digunakan untuk membantu pengembangan program pembangunan pusat unggulan iptek (PUI). PUI adalah suatu organisasi baik berdiri sendiri maupun berkolaborasi dengan organisasi lainnya (konsorsium) yang melaksanakan kegiatan-kegiatan riset spesifik secara multi dan interdisiplin dengan standar hasil yang sangat tinggi serta relevan dengan kebutuhan pengguna iptek. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan, sumber daya, dan jaringan iptek dalam bidang-bidang prioritas spesifik agar terjadi peningkatan relevansi dan produktivitas serta mendayagunakan iptek dalam sektor produksi untuk menumbuhkan perekonomian nasional dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebaran PUI dapat dilihat pada lampiran Kepmen No. 194/M/KP/IV/2015 tentang pedoman pengembangan pusat unggulan iptek kemristekdikti.

Penelitian stranas dapat juga diarahkan untuk dapat mendorog capaian prioritas nasional yang mengacu pada Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *